Perjalanan Logindo Indonesia di Offshore Support Vessels
Sejarah Kami
Didirikan pada tahun 1995 oleh dua bersaudara, Bapak Eddy Kurniawan Logam dan Bapak Rudy Kurniawan Logam, PT Logindo Samudramakmur Tbk. memulai perjalanannya sebagai penyedia logistik maritim untuk mendukung sektor kehutanan Indonesia, dengan mengoperasikan kapal tunda (tugboat) dan tongkang.
Apa yang dimulai sebagai usaha sederhana kini telah berkembang menjadi pemain terkemuka dalam industri Offshore Support Vessel (OSV), melayani kebutuhan kompleks operasi minyak dan gas lepas pantai.
Perjalanan Transformasi
Pada tahun 1997, Logindo mulai mengalihkan fokusnya ke layanan dukungan maritim lepas pantai bagi industri hulu minyak dan gas, dengan memperoleh kontrak besar pertamanya bersama Total E&P Indonesia.. Langkah ini menjadi titik balik penting menuju peran sebagai mitra terpercaya dalam logistik energi lepas pantai.
Selama beberapa dekade, Logindo membangun fondasi tersebut dengan memperluas armada, memodernisasi operasi, serta meraih kepercayaan dari berbagai perusahaan energi multinasional. Perusahaan juga menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menghadapi siklus naik-turun industri minyak dan gas, termasuk masa-masa penuh tantangan dan transformasi.
Menentukan Arah ke Depan
Kini, dengan armada yang lebih efisien, tim darat yang andal, serta kondisi keuangan yang solid, Logindo siap melangkah menuju pertumbuhan berkelanjutan. Komitmen terhadap keselamatan, kepatuhan, dan penciptaan nilai jangka panjang terus mendorong misi Logindo untuk mendukung proyek-proyek energi di beberapa wilayah lepas pantai paling menantang di kawasan ini.
Visi
Menjadi perusahaan jasa industri terintegrasi terkemuka di Indonesia yang memberikan kontribusi yang berarti bagi industri dan bangsa.
Misi
- Memberikan kepuasan pelanggan secara konsisten
- Memberikan nilai yang optimal dan berkesinambungan kepada seluruh stakeholders
- Mengembangkan karyawan untuk mencapai potensi penuh mereka
- Menjalankan bisnis dengan integritas, mengutamakan kualitas, kesehatan dan keselamatan kerja, serta perlindungan lingkungan
PT Logindo Samudramakmur Tbk
Tonggak Sejarah
Pendirian PT Logindo Samudramakmur Tbk. oleh dua bersaudara: Bapak Eddy Kurniawan Logam dan Bapak Rudy Kurniawan Logam sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan kapal penunjang lepas pantai
1995 - Didirikan
Mendirikan dan mulai mengoperasikan kapal tunda dan tongkang untuk mendukung industri kayu.
1997 - Fokus Strategis
Mengalihkan bisnis ke layanan dukungan kelautan untuk sektor hulu minyak dan gas.
Mendapatkan kontrak pertama dengan Total E&P Indonesia.
2005 - Perluasan Armada
Penerapan Asas Cabotage oleh Pemerintah Indonesia.
Armada tumbuh menjadi 24 kapal.
2008 - Kapal Tunda Penanganan Jangkar Pertama
Mengakuisisi AHT pertama, Logindo Vigilant.
2011 - Kemitraan Strategis & Pertumbuhan Armada
Bermitra dengan Alstonia Offshore Pte. Ltdanak perusahaan dari Pacific Radiance Pte. Ltd, Singapore.
Mengakuisisi dua kapal AHTS 5.150 BHP: Logindo Overcomer & Logindo Braveheart.
2012 - Perluasan Armada Lebih Lanjut
Mengakuisisi tiga kapal AHT (Logindo Synergy, Logindo Stature, Logindo Destiny) dan satu kapal AWB (Logindo Reliance).
2013 - IPO & Kapal Baru
Mengakuisisi dan menggunakan tiga kapal AHTS: Logindo Stout (8.000 BHP), Logindo Energy (12.000 BHP), dan Logindo Enterprise (12.000 BHP).
Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Penawaran Umum Perdana pada tanggal 11 Desember 2013.
2014 - Kemampuan Lanjutan
Mengakuisisi dua kapal AHTS 8.000 BHP (Logindo Sturdy & Logindo Stamina) yang dilengkapi dengan Dynamic Positioning System 2.
2015 - Pencapaian Keuangan
Menerbitkan obligasi sebesar S$50 juta di Bursa Efek Singapura (SGX).
Melaksanakan stock split 1:4 untuk meningkatkan likuiditas saham.
2017 - Usaha Patungan & Ekspansi Modal
Membentuk PT Logindo Nusantara Gasindo dengan Epcilon Offshore Pte. Ltd, yang berfokus pada penyimpanan terapung dan regasifikasi.
Melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) untuk meningkatkan modal.
2022 - Anak Perusahaan Baru
Mendirikan PT Delta Mahakam Makmur, yang mengkhususkan diri dalam perbaikan kapal, perahu, dan struktur terapung.
2024 - Injeksi Modal
Pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak 1.750.000.000 lembar saham.


